Kabar Gembira, Nelayan di Rokan Hilir Terima Rusus MBR

0 0

 

PojokProperti.Com, (RIAU )  –  Ditengah situasi wabah pandemi Covid-19 ini pemerintah tidak kurang-kurang juga untuk terus menyediakan tempat tinggal berupa rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di seluruh Indonesia. Inilah yang dilakukan di Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, dengan membangun 30 unit  rumah khusus (rusus) bagi masyarakat yang masuk MBR yang dapat dihuni oleh mereka beserta keluarganya.

“Rumah khusus pada dasarnya adalah rumah yang diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan khusus. Pada tahun 2020 lalu kami juga membangun 30 rumah khusus untuk MBR di Riau,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid di Jakarta, Kamis (8/7/2021).

Menurut Khalawi,  saat ini pemerintah melalui Kementerian PUPR tengah fokus menyediakan rumah khusus dengan target prioritas antara lain untuk masyarakat yang terdampak bencana, terdampak program pemerintah, mereka yang tinggal di daerah perbatasan dan mereka yang tinggal di pulau terluar, daerah terpencil dan tertinggal (3T).

Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk pembangunan rusus adalah adanya usulan dari pemerintah daerah atau kementerian atau lembaga dan lokasinya milik pemda, kementerian atau lembaga sesuai RTRW. Selain itu lahan matang dan diluar zonasi bencana serta tersedia sumber air bersih dan listrik dan akses ke ke kawasan rusus tersebut.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sumatera III, Zubaidi menerangkan, pihaknya telah menyelesaikan pembangunan rusus MBR di Kabupaten Rokan Hilir terdiri dari 30 unit rumah. “Rumah khusus ini ditujukan bagi masyarakat yang masuk kategori masyarakat berpenghasilan rendah. Total anggaran pembangunan rusus nelayan tersebut senilai Rp3,7 miliar,” katanya.

Rusus MBR tersebut dibangun oleh Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Riau. Lokasi pembangunannya berada di Kelurahan Bagan Hulu, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Rusus  yang dibangun berupa rumah panggung tunggal dan memiliki luas 28 meter persegi yang terdiri dari dua kamar tidur, ruang tengah dan kamar mandi.

Pembangunan rusus ini dibangun dengan menggunakan APBN tahun 2020 melalui DIPA Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Riau Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR yang dirampungkan dalam waktu enam bulan.  “Saat ini kami tengah berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar rumah khusus ini bisa segera ditempati,”  ujar Zubaidi.

 

Sumber Berita

Leave A Reply

Your email address will not be published.