Bendungan Randugunting Siap Diresmikan pada Akhir Desember 2021

0 10
– Advertisement –

728 x 90-Banner Grand Wisata

PojokProperti.Com, (BLORA) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Direktorat Jenderal Sumber Daya Air telah menyelesaikan pembangunan dan memulai pengisian air (impounding) Bendungan Randugunting yang berada di Desa Kalinanas Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, sejak 29 November 2021 lalu.

Konstruksi bendungan telah dimulai pada November 2018 dengan masa kontrak hingga November 2022. Pembangunan Bendungan Randugunting dikerjakan oleh PT Wijaya Karya – PT Andesmont Sakti (KSO) dengan biaya APBN 2018-2022 senilai Rp880 miliar.

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Dua Bendungan, Tugu dan Gongseng

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Jarot Widyoko mengatakan, saat ini konstruksi Bendungan Randugunting sudah 98 persen dengan sisa pekerjaan penyelesaian fasilitas pendukung dan direncanakan tuntas pada akhir Desember 2021.

“Bendungan Randugunting ini selesai lebih cepat dari target awal sesuai kontrak pada November 2022. Ini merupakan suatu percepatan hasil kerja sama yang sangat bagus antara Kementerian PUPR dengan seluruh mitra kerja terkait termasuk Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, Kementerian terkait, dan Perhutani,” kata Jarot saat meninjau Bendungan Randugunting, Kamis (16/12/2021).

Bendungan Randugunting akan memberikan manfaat untuk mendukung penyediaan air baku di Kabupaten Pati 50 liter/detik, dan Kabupaten Rembang 50 liter/detik, serta di Kabupaten Blora sebesar 100 liter/detik. Bendungan ini  juga berpotensi untuk pengembangan pariwisata dan agrowisata di Kabupaten Blora.

Baca Juga: Kementerian PUPR Lakukan Kontrak Pembangunan dan Rehabilitasi Sarana Olah Raga

Dengan total kapasitas tampungan bendungan sebesar 14,42 juta m3 sebagai bendungan multifungsi, juga akan bermanfaat sebagai konservasi untuk menampung air hujan sehingga tidak sia-sia terbuang ke laut dan dapat mengisi cadangan air tanah di Blora yang sering mengalami kekeringan.

“Juga untuk pengendalian banjir sekitar 83m3/detik,” ujar Jarot.

Selesainya konstruksi bendungan yang merupakan salah satu Program Strategis Nasional (PSN) ini juga akan mendukung peningkatan irigasi premium yakni irigasi yang sumber airnya dari bendungan untuk mengairi areal pertanian di kawasan kering Kabupaten Blora dan Rembang melalui Daerah Irigasi (DI) Kedungsapen seluas 630 hektar dengan pola tanam padi-padi-palawija. Diharapkan suplai air irigasi yang cukup sepanjang tahun dapat meningkatkan indeks pertanaman dari 180 persen ke 250 persen.

Kepala BBWS Pemali Juana Kementerian PUPR M Adek Rizaldi mengatakan, pembangunan Bendungan Randugunting selesai lebih cepat, karena tidak ada hambatan secara teknis untuk konstruksi dan sosial dalam pembebasan lahan.

Baca Juga: EleVee Penthouses & Residences Mulai Dibangun, Alam Sutera: Banyak Kejutan dari Pembeli

“Secara teknis tidak diperlukan penanganan khusus untuk konstruksinya, material timbunan juga tersedia di daerah genangan, serta didukung cuaca yang kondusif karena lebih banyak musim kemarau. Tidak kalah penting untuk pembebasan lahan juga tidak ada kendala,” kata Adek.

– Advertisement –

Sharp 300 x 250 Nov 2021

Sumber Berita

Leave A Reply

Your email address will not be published.