Ambil Alih Proyek Izzara, Begini Komitmen TJS Group

0 2

PojokProperti.Com, (JAKARTA) — Sejak 2018 lalu, TJS Group resmi ambil alih pengembangan proyek Izzara di koridor TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, proyek yang diluncurkan pertama tahun 2014 dan mulai dibangun 2015 tersebut, merupakan proyek kolaborasi antara Alila Group dan Grage Group. Sejatinya proyek ini akan rampung pada kuartal II 2018, namun pembangunannya sempat terhenti.

Baca Juga: Izzara, Bintang “Spanyol” di Koridor TB Simatupang

Direktur Utama TJS Group, Dipa Simatupang menjelaskan, sejak take over proyek tersebut, pihaknya langsung merampungkan pembangunannya hingga selesai.

“Sejak kami masuk di sini 2018 lalu, proyek ini langsung kami lanjutkan. Kami berkomitmen untuk menyelesaikan bangunan ini dengan segala hal yang sudah dijanjikan. Penyelesaian terus kami lakukan. Secara umum, fasilitas sudah selesai, hanya sebagian unit yang sedang diselesaikan,” ujar Dipa kepada media di sela acara re-launching dan re-branding proyek Izzara di Jakarta Selatan, Senin (3/5/2021).

Adapun di kedua tower Izzara Apartment, kata dia, pekerjaan lebih kepada finishing unit-unit hunian, baik di North Tower dan South Tower. Sementara untuk Tower Sima yang sebelumnya akan difungsikan sebagai tower perkantoran, saat ini dihentikan sementara.

“Saat kami masuk, konstruksi Sima di lantai 9, namun saat ini sudah kami selesaikan sampai 31 lantai, jadi tinggal finishing di dalamnya saja. Tapi melihat situasi perkantoran yang lesu, kami wait and see. Apakah nanti akan tetap sebagai gedung perkantoran atau sebagai hotel,” terangnya.

Baca Juga: Aloft Jakarta TB Simatupang, Resmi Beroperasi

Khusus untuk dua menara hunian Izzara Apartment, TJS Group mengambil alih dengan nilai mencapai Rp600 miliaran. Dimana hingga saat ini, pengembang telah mengeluarkan sekira 75-80 persennya.

“Semua dana tersebut bersumber dari modal perusahaan sendiri, jadi bukan pinjaman,” tegas Dipa yang sebelumnya pernah bergabung dengan sejumlah perusahaan pengembang besar.

Untuk diketahui, TJS Group merupakan pengembang yang memiliki sejumlah proyek properti, salah satunya adalah proyek apartemen yang bekerjasama dengan Crown Group di Los Angeles, Amerika Serikat dan Mangrove Gaharu yang berlokasi di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

Penjualan

Izzara Apartment terdiri dari 2 tower hunian yang merangkum 523 unit
Izzara Apartment terdiri dari 2 tower hunian yang merangkum 523 unit. (Foto: Padre – PojokProperti.Com)

Sejak tahun 2020 lalu, TJS Group juga sudah mulai melakukan serah terima unit kepada para konsumen Izzara Apartment. Setidaknya 80 unit sudah diserahterimakan kepada konsumen.

Baca Juga: Lebak Bulus, Surga Tersembunyi di Selatan Jakarta

“Banyak unit yang sudah ditempati, bahkan disewakan untuk orang asing. Kami targetkan sampai akhir tahun ini, akan kami serahterimakan seluruh unit yang sudah terjual,” ungkap Direktur TJS Group, Aswin Widjanarko.

Proyek dengan nuansa resort ini dikembangkan di lahan seluas 3,5 ha. Dua menara hunian merangkum sebanyak 523 unit dengan beberapa tipe, mulai dari 1 bedroom hingga 3 bedroom, serta unit penthouse. Ukuran unitnya pun lebih lapang, tipe terkecil seluas 64 meter persegi.

Saat ini hanya tersisa sebanyak 130 unit apartemen dengan harga mulai dari Rp43 juta per meter persegi untuk unit-unit tanpa furniture. Ke depan, akan mulai pasarkan unit-unit full furnish dengan kisaran harga Rp56 juta per meter persegi.

“Saat ini adalah kesempatan bagi calon konsumen untuk memilih, apakah akan beli unit tanpa furniture atau menunggu dengan furniture dengan harga yang tentunya lebih tinggi,” tambah Wiria Chakradinata, Direktur TJS Group.

Baca Juga: Bogorienze Hotel Resort Hadirkan Tower Kedua, Investasi Lebih Menarik

Wiria juga menjelaskan bahwa Izzara Apartment telah menandatangani kerja sama (MoU) dengan jaringan hotel internasional Ascott Group.

Melalui kerja sama tersebut, kata dia, pemilik apartemen dapat menyewakan unitnya untuk dikelola sesuai dengan international standar service apartment.

Yield apartemen di sini berkisar 7 persen per tahun, sementara capital gain dari awalnya sekitar Rp23-26 juta per meter persegi, kini Rp43 juta per meter persegi untuk unit tanpa furniture,” lanjut Wiria.

Andy K Natanael yang dipercaya menjadi Konsultan Pemasaran Properti memastikan, potensi investasi di kawasan ini akan sangat menjanjikan, baik dari sisi capital gain maupun yield.

Baca Juga: Proyek TOD di BSD City Akan Dikembangkan di Lahan 100 Hektar dengan Investasi Rp2 Triliun

Izzara Apartment dan Sima Tower
Izzara Apartment dan Sima Tower. (Foto: Padre – PojokProperti.Com)

Apalagi, kata dia, TB Simatupang merupakan kawasan perkantoran sehingga demand atau permintaan hunian maupun untuk sewa pastinya cukup tinggi.

Yield 7 persen itu sudah di atas rata-rata. Kita sama-sama tahu bahwa yield yang tinggi akan menghasilkan capital gain yang tinggi, tapi capital gain yang tinggi tidak menghasilkan yield yang tinggi. Jadi properti yang terbaik adalah yang bisa menghasilkan yield,” kata Andy.

Dipa yakin, sisa unit apartemen ini akan segera terjual melihat progres pembangunan juga berbagai fasilitas yang sudah dan terus dirampungkan.

Baca Juga: Wow, Hanya 75 Hari Bangun Rumah Teknologi Precast M Panel di Jakarta Garden City

“Apalagi saat ini juga didukung berbagai stimulus dan kebijakan pemerintah, kemudian kegiatan vaksinasi Covid-19, juga bunga bank yang rendah,” ujarnya.

“Setidaknya 100 unit apartemen bisa terjual di tahun ini,” sambung Andy.

Adapun nilai penjualan dari 100 unit apartemen tersebut diperkirakan akan mencapai sekitar Rp800 miliaran.

Akses dan Fasilitas

Izzara Apartment tipe 3 Bedroom
Izzara Apartment tipe 3 Bedroom. (Foto: Padre – PojokProperti.Com)

Izzara berada strategis di Jakarta Selatan yang dapat diakses dengan mudah dari berbagai penjuru. Termasuk melalui jalan tol menuju ke kawasan Barat, Timur, Selatan Jakarta bahkan hingga Depok dan Bogor.

Dari kawasan Jakarta Timur, misalnya, ada akses langsung masuk ke kawasan Izzara. “Ke depan, kami akan buka akses baru menuju Citos atau Lebak Bulus dan Pondok Indah, sehingga pengendara tidak perlu putar balik lagi. Termasuk juga akses ke Antasari. Kami sedang menjajaki kerja sama dengan pihak terkait,” terang Wiria.

Dari segi fasilitas juga cukup lengkap, baik fasilitas dalam kawasan maupun pendukung di sekitar hunian tersebut.

Baca Juga: Sudah Siapkan Rumah untuk 3 Anaknya, Begini Cara Donna Agnesia Berinvestasi Properti

Sebut saja seperti driving range golf, International School High Scope, Universitas Prasetya Mulya, Pusat Belanja Modern seperti Citos dan Pondok Indah Mall, dan rumah sakit bertaraf internasional.

“Namun, yang paling utama adalah Izzara Apartment ini sendiri punya, seperti 50 Meter Olympic Pool, Infinity Lagoon Pool, Gym, Children Playground, dan fasilitas Putting Golf,” tutup Aswin.

Sumber Berita

Leave A Reply

Your email address will not be published.